Teknologi

Pakan Ternak dari Limbah Pertanian

Pakan Ternak dari Limbah Pertanian

Pakan Ternak dari Limbah – Limbah adalah sisa atau hasil ikutan dari produk utama limbah. Limbah pertanian adalah bagian tanaman yang tersisa setelah dipanen atau diambil hasil hasil utamanya. Limbah pertanian dapat dijadikan pakan aternatif untuk ruminansia. Banyak limbah pertanian yang dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak, di antaranya daun pepaya, daun mengkudu, daun katuk, daun jagung, jerami padi, daun kacang panjang, dan daun lamtoro. Limbah pertanian ini dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak karena mempunyai zat aktif yang dapat memacu produktivitas ternak. Misalnya, daun pepaya mengandung senyawa alkaloid carpain (Kharisma, 2011). Pemberian daun pepaya pada ternak dapat meningkatkan produksi susu kambing perah (Retnani et al., 2014

Saat musim kemarau, biasanya terjadi penurunanenergi, mineral, maupun protein yang terkandung dalam pakan hijauan. Hal ini terjadi akibat tanaman hijauan yang selama pertumbuhannya mengalami kekurangan air. Lebih lanjut, saat musim ini sering kali terjadi kekurangan volume pemberian pakan ternak akibat kelangkaan bahan pakan berupa pakan hijauan. Pemberian pakan ternak di musim kemarau sering kali tidak memenuhi syarat pemenuhan kebutuhan. Bahkan, kualitas pakannya pun rendah. Kondisi seperti ini mengakibatkan pertumbuhan ternak menjadi terhambat. Pada ternak dewasa akan mengalami penurunan berat badan secara signifikan dan persentase karkasnya pun rendah. Selain itu, perkembangbiakan ternak juga akanmengalami penurunan secara nyata karena terjadinya penurunan mortalitas (angka kelahiran)

Menyimpan Pakan Agar Aman Dari Jamur

Untuk menyiasati hal tersebut maka diperlukan usaha pemberian suplemen pakan yang murah, mudah didapat, aman bagi kesehatan ternak, dan tersedia sepanjang musim. Dengan pemberian pakan tersebut diharapkan produksi ternak, baik daging maupun susu dapat meningkat.

Jenis Limbah Pertanian Ini Dapat Dijadikan Bahan Pakan Ternak

Memanfaatkan sumber pakan yang ada disekitar Anda adalah salah satu solusi yang dapat dipakai untuk menciptakan jenis pakan terbaik bagi ternak ruminansia Anda. Sumber pakan tersebut terkadang belum banyak dimanfaatkan, banyak terbuang dan secara ekonomis belum mempunyai nilai yang tinggi. Salah satu sumber pakan tersebut adalah limbah pertanian.

Pada dasarnya berbagai jenis limbah pertanian yang ada di lingkungan Anda mempunyai potensi yang cukup besar untuk dapat digunakan sebagai pakan ternak. Dengan menggunakan limbah pertanian sebagai bahan pakan untuk ternak Anda, maka akan banyak menghemat pengeluaran Anda di sektor pakan. Hal ini dikarenakan limbah pertanian mempunyai jumlah yang besar dan melimpah serta mudah untuk didapatkan.

Limbah pertanian mempunyai karakteristik yaitu tingginya kandungan serat kasar dan rendah akan kandungan nitrogen, fosfor dan kalsium. Hal ini mengakibatkan limbah mempunyai daya cerna yang rendah dan konsumsinya menjadi terbatas. Akan tetapi potensial menjadi sumber energi yang besar. Dalam memanfaatkan limbah pertanian sebagai bahan pakan ternak ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Adapun hal tersebut adalah sebagai berikut:

  • Jumlah limbah pertanian yang tersedia untuk dapat dijadikan sebagai sumber pakan ternak.
  • Distribusi bahan pakan yaitu jarak antara lokasi produksi limbah dan tempat melakukan budidaya ternak.
  • Infrastruktur yang berhubungan dengan fasilitas penanganan, fasilitas penyimpanan dan transportasi.
  • Terknologi yang digunakan hendaknya memperhintungkan aspek ekonomi dan keefisiennya.

Berikut adalah bahan jenis limbah pertanian yang dapat Anda gunakan dalam pemanfaatannya sebagai sumber pakan ternak ruminansia adalah sebagai berikut:

Jerami Padi

Jenis jerami ini sudah banyak digunakan sebagai bahan pakan ternak ruminansia, yaitu sebesar 30%. Namun sampai sekarang untuk pengaplikasiannya lebih banyak digunakan untuk keperluan industri dan digunakan sebagai bahan dasar pembuat pupuk organik.

Jerami Dari Tanaman Kacang – Kacangan

Jenis jerami kacang – kacangan sudah banyak digunakan dan terkenal di kalangan peternak ruminansia. Pada tanaman kacang – kacangan yang paling banyak digunakan sebagai pakan ternak adalah jerami kedelai, jerami kacang hijau, jerami kacang tanah dan jerami kacang tanah.

Gaplek/Onggok

Jenis olahan limbah pertanian ini juga sudah banyak digunakan sebagai bahan pakan ternak ruminansia. Keunggulan dari gaplek adalah olahan limbah ini akan menghasilkan energi yang besar, hampir menyamai tanaman jagung. Akan tetapi sumber proteinnya rendah dan kandungan sianidanya terbilang cukup tinggi. Sehingga untuk memberikannya kepada hewan ternak Anda diperlukan pengolahan khusus terlebih dahulu.

Jerami Jagung

Jerami jagung dapat Anda manfaatkan sebagai bahan pakan untuk ternak ruminansia Anda. Jerami jagung mempunyai kandungan gizi yang terbilang rendah jika dibandingkan dengan jerami dari tanaman kancang – kacangan. Akan tetapi masih lebih baik dari pada jerami padi. Kandungan gizi jerami jagung adalah protein 5% dan TDN 50%. Selain jerami jagung, ada juga beberapa jenis limbah tanaman jagung lainnya yang dapat Anda manfaatkan untuk mendapatkan keuntungan. Penasaran? Klik di sini.

Ampas Kelapa

Limbah pertanian dari ampas kelapa adalah bungkil kelapa dan daging kelapa yang sering kali banyak dibuang begitu saja. Kandungan dari daging kelapa adalah 18% protein kasar, 12% serat kasar dan 8% lemak.

Ampas Tahu

Ampas tahu dihasilkan dari pembuatan tahu. Jenis bahan pakan ini sangat mudah untuk didapatkan karena masih sedikit yang memanfaatkannya sebagai pakan ternak. Kandugan dari ampas tahu adalah 4% lemak, 1% abu, 18% protein dan 52% air.

Dedak Padi

Untuk jenis limbah dedak padi yang bisa Anda gunakan sangat bervariasi macamnya. Tergantung dari jenis padi dan mesin penggiling padi yang digunakan.

Pelepah Sawit

Limbah pertanian dari kebun kelapa sawit yang dapat Anda gunakan sebagai pakan ternak bisa berupa daun dan pelepah sawit. Untuk melakukan pengolahan dari pelepah sawit dapat Anda lakukan dengan cara fermentasi. Sama seperti silase. Berikut beberapa limbah sawit lainnya yang dapat Anda jadikan pakan ternak kambing. Baca di sini.

Kulit Kopi

Kulit kopi sebagian besar masih digunakan untuk bahan pembuat pupuk organik. Akan tetapi kulit kopi dapat Anda manfaatkan sebagai bahan pembuat pakan untuk ternak ruminansia.

Kulit Kakao

Kulit kakao dapat Anda manfaatkan sebagai bahan pakan untuk ternak ruminansia seperti pada domba dan sapi. Namun sebelum Anda berikan kepada hewan ternak, kulit kakao perlu pengolahan khusus terlebih dahulu. Hal ini dikarenakan kandungan dari lignin pada kulit kakao sangatlah tinggi. Untuk pengolahan jenis limbah ini dapat Anda lakukan dengan cara fermentasi.

Jenis Ayam Berdasarkan Tujuan Pemeliharaan

Pada intinya sumber pakan ternak ruminansia dapat Anda sediakan dalam bentuk konsentrat hijauan. Satu hal terpenting dalam pembuatan pakan adalah dapat memenuhi kebutuhan protein, lemak, karbohidrat, mineral serta vitamin ternak. Walaupun hampir semua bahan pakan dari limbah pertanian mengandung serat kasar yang tinggi akan tetapi dengan menggunakan teknologi sederhana maka limbah tersebut dapat Anda ubah menjadi sumber pakan yang bergizi dan sumber energi bagi ternak ruminansia Anda.

Sumber Google

Related posts

Teknologi Fermentasi Solusi Pakan Ternak Sapi

Nasuha

Biosekuriti Dalam Beternak Ayam

TernakAyam

Jenis Ayam Berdasarkan Tujuan Pemeliharaan

TernakAyam

Leave a Comment

WhatsApp us